Suara merdu yang membuat hati tenang dalam sholat
Dalam menjalani kehidupan, kita seringkali disibukkan oleh urusan-urusan dunia sehingga timbulah permasalahan terbesar dalam diri kita, yaitu kita menjadi jauh dari Allah. Kita tak ada waktu lagi untuk mengingat Allah, serta hati kita pun dikuasai oleh sesuatu selain Allah. Saat jauh dari Allah dan jarang mengingat-Nya, maka kita akan leluasa untuk berbuat maksiat. Tidak ada lagi rasa malu. Tidak ada lagi rasa diawasi oleh Allah, sehingga tidak ada lagi yang mengendalikan prilaku kita. Maksiat inilah yang kemudian melahirkan ketidaktenangan, kehinaan, dan kesengsaraan hidup.
Padahal salah satu perkara penting yang dianjurkan oleh Islam adalah Dzikrullah ( mengingat Allah ). Hal tersebut diperintahkan Allah kepada orang-orang beriman melalui firman-Nya di surat Al-Ahzab ayat 41 :
“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS Al-Ahzab 41)
“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS Al-Ahzab 41)
Dengan adanya perintah untuk mengingat Allah, maka hal penting yang harus kita lakukan adalah mengukur intensitas ingat kita kepada Allah. Dalam sehari, berapa kali kita mengingat Allah? apakah ketika bangun tidur kita ingat Allah? apakah ketika bekerja kita ingat Allah? apakah ketika makan kita ingat Allah? atau apakah ketika shalat kita ingat Allah? Bila intensitas kita dalam mengingat Allah masih jarang, maka sudah seharusnya kita mulai meningkatkan intensitas dalam mengingat Allah.
Suara Mirip Imam Masjidil Haram Menggema di Waduk Manggar BALIKPAPAN, Poldakaltim.com,— Suara merdu mirip Imam Masjidil Haram Syeikh Abdurrahman Al Ausy menggema saat pelaksanaan salat maghrib berjamaah oleh para Siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri SPN di Waduk Manggar, baru-baru ini. Imam yang memimpin salat itu tidak lain adalah “Danki” dari para siswa, dan dilakukan saat mereka akan memulai kegiatan “Long March” sejauh 30 kilometer menuju SPN Polda Kaltim di kawasan Stal Kuda, Balikpapan

Komentar
Posting Komentar